Kemandirian Bangsa Indonesia


Banyak hal yang dilakukan Kementrian Ristek, berikut ini IPTEK TALKnya.

IPTEK TALK : Panser, Produk Dalam Negeri Menunjang Kemandirian Alutsista TNI

Selasa,04 Agustus 2009 16:32

Kemandirian dalam memproduksi Alutsista TNI akan meningkatkan rasa kebanggaan dan kepercayaan diri bangsa Indonesia di dunia internasional. Semangat kemandirian dalam memenuhi kebutuhan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI, memacu PT. Pindad (Persero) mengembangkan kendaraan tempur Panser ukuran 6×6 M sejak tahun 2008.
Hal ini diungkapkan Dr. Ir. Adik Soedarsono, Direktur Utama, PT. Pindad (Persero) bersama dengan Marsda. TNI Eris Herryanto, Direktur Jendral Sarana Pertahanan, Departemen Pertahanan pada talkshow Iptek Talk (Program pemasyarakatan Iptek melalui televisi yang difasilitasi oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi), Rabu, 5 Agustus 2009, pkl. 11.00 – 11.30 WIB di TVRI.
Menurut Adik, Panser 6×6 ini mempunyai manuver delivery standar Internasional. Dan harganya di bawah 60%,  lebih murah dari pada produk luar negeri. Hal ini dapat menghemat sejumlah devisa serta mempunyai prospek untuk menjadi sumber devisa dengan melakukan ekspor ke negara-negara dunia ketiga.
Adik menambahkan, PT. Pindad juga telah memproduksi senjata, granat, Senapan serbu SS1 dan SS2. Sejak 13 tahun yang lalu, PT Pindad mendapat kepercayaan dari Kopasus untuk memodifikasi kemudian merakit Tank Scorpion, Kendaraan Tempur TNI, dan 42 cargo untuk Aceh.Eris menyampaikan, menguatnya semangat kemandirian bangsa Indonesia merupakan   dampak embargo oleh Amerika Serikat dan sekutunya, terutama untuk kebutuhan Alutsista TNI. Dampak tersebut adalah penurunan kesiapan operasional alutsista  yang dibeli dari negara Amerika dan sekutunya. Oleh karena itu, sejak kepemimpinan SBY, pengguna (Mabes TNI dan Angkatan) dan produsen (BUMNIS) alutsista mengadakan roundtable discussion (26 Juni 2005) untuk meningkatkan industri dalam negeri guna mendukung alutsista. Dari hasil  roundtable discussion ditetapkan apabila Dephan dan TNI mau mengadakan alutsista harus membeli produksi dalam negeri. Untuk pengadaan alutsista yang berteknologi tinggi, harus dari negara yang mau memberi transfer teknologi kepada Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar ke depan Indonesia dapat mandiri.
Indonesia sudah mampu memproduksi alutsista, mis. Kebutuhan senjata perorangan dan kendaraan tempur diproduksi oleh PT Pindad, Pesawat Angkut Ringan CN 235 diproduksi oleh PT DI, Kapal diproduksi oleh PT. PAL Indonesia.

Eris mengungkapkan, anggaran untuk pengadaan alutsista 2008-2009 sebesar Rp. 1,9 Triliun dari total anggaran dari APBN Rp 33,66 Triliun yang dialokasikan untuk komponen belanja pegawai, a.l. untuk prajurit, dan komponen belanja modal, a.l. Untuk pemeliharaan dan pengadaan alutsista TNI. Kebutuhan TNI ini tercantum dalam postur TNI. Mis TNI AD akan dilengkapi 2 divisi kendaraan tempur. 1 divisi terdiri dari 9 batalion, 1 batalion membutuhkan 87 kendaraan tempur. Jadi kebutuhan TNI AD sekitar 1400 unit kendaraan termpur (ranpur). Pada tahun 2008-2010, untuk pengadaan ranpur, kontrak dengan PT Pindad sebesar Rp. 1.1 Triliun yang dananya dari APBN.

Untuk pengadaan ranpur tersebut, PT Pindad mendapat pembinaan dari TNI dan Dephan.  Tahun 2008, dana didapat dari insentif dari Kemenneg Ristek serta dari Mabes TNI dan Dephan. Berkaitan dengan hal tsb, Adik mengharapkan agar diberi waktu yang cukup untuk produksi (tidak mendadak). PT Pindad akan berupaya semaksimal mungkin untuk memproduksi panser yang dibutuhkan TNI. Mudah-mudahan dapat dilaksanakan sesuai harapan.
Pada akhir perbincangan, Eris mengharapkan PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri yang kuat. Kekuatan itu didukung oleh prinsip produk untuk pertahanan harus sesuai standar, a.l. Kwalitas, dapat berkompetisi dengan produk luar negeri, serta time delivery sesuai dengan keinginan konsumen alias tidak molor.

Selengkapnya, saksikan iptek Talk di TVRI pada hari Rabu, 5 Agustus 2009, pkl. 11.00 – 12.00 WIB. Selamat menyaksikan..! Cintailah terus ilmu pengetahuan dan teknologi, dan jangan pernah membayangkan hidup tanpa iptek ;). (gs.im/ad-pkipt).

Sumber:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: