Ms. Windows (Dekstop/Client)


1.   Pengertian Client

Dengan makin berkembangnya teknologi jaringan komputer, sekarang ini ada kecenderungan sebuah sistem yang menggunakan jaringan untuk saling berhubungan. Dalam jaringan tersebut, biasanya terdapat sebuah komputer yang disebut server, dan beberapa komputer yang disebut client. Server adalah komputer yang dapat memberikan service ke server, sedangkan client adalah komputer yang mengakses beberapa service yang ada di client. Ketika client membutuhkan suatu service yang ada di server, dia akan mengirim request kepada server lewat jaringan. Jika request tersebut dapat dilaksanakan, maka server akan mengirim balasan berupa service yang dibutuhkan untuk saling berhubungan menggunakan Socket.

Yang termasuk windows client diantaranya adalah :

  1. Windows 95
  2. Windows 98
  3. Windows Xp
  4. Windows Vista
  5. Windows 7

1.1. Windows 95

Graphic1

Sebelumnya diberi nama kode Chicago, Windows 95 adalah penerus untuk semua sistem operasi Windows yang sudah ada sejauh ini. Ini memberikan dukungan penuh antarmuka pengguna grafis, terpadu 32-bit TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol) untuk built-in untuk mendukung Internet, jaringan dial-up, serta Plug and Play kapabilitas yang membuatnya mudah bagi pengguna untuk menginstal hardware dan software.

Graphic2

Windows 95 juga merupakan sistem operasi hibrida 16-bit/32-bit yang diproduksi oleh Microsoft. Windows 95 diperkenalkan ke publik pada tanggal 14 Agustus 1995, menyusul kampanye iklan yang agresif dari Microsoft.

Windows 95 diperkenalkan dengan menggunakan rancangan menu “Start”, menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager), selain itu juga diperkenalkan Windows Explorer sebagai pengganti File Manager, dukungan plug-and-play, dukungan program aplikasi MS-DOS dan Windows 16-bit dan Windows 32-bit, dan dukungan bagi nama-nama berkas (file) yang panjang, yang mendukung penamaan hingga 256 karakter, dan browser opsional Microsoft Internet Explorer.

Windows 95 adalah produk pertama yang dikeluarkan oleh Windows pada tahun 1995.Di dalamnya berisi Microsoft Office 1995. Produk inilah yang membuat nama Microsoft Windows besar.

Versi

Berikut merupakan edisi dari Windows 95:

Release Versi Di Release Internet Explorer Dukungan USB Dukungan FAT32 Dukungan DMA
Windows 95 Retail 4.00.950 1995 Tidak Ada (Versi 1.0 di Microsoft Plus! for Windows 95) Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Windows 95 Retail SP1 4.00.950A 1995 Tidak Ada (Versi 1.0 di Microsoft Plus! for Windows 95) Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
Windows 95 OEM Service Release 1 4.00.950A 1995 1.0 Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada
OEM Service Release 2 4.00.1111 (4.00.950B) 1996 3.0 Tidak Ada Ada Ada
OEM Service Release 2.1 4.03.1212-1214 (4.00.950B) 1996 3.0 Ada Ada Ada
OEM Service Release 2.5 4.03.1214 (4.00.950C) 1997 4.0 Ada Ada Ada

Fitur

Windows 95 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:

  • Sebuah antarmuka grafis yang didesain ulang (sangat berbeda dengan versi Windows 3.x), yakni desktop yang dapat dikonfigurasikan, adanya taskbar, tombol Start, dan menu konteks.
  • Kompatibilitas dengan perangkat keras yang lama, serta aplikasi MS-DOS 16-bit serta Windows 16-bit.
  • Arsitektur 32-bit untuk driver perangkat, yang disebut oleh Microsoft Virtual Device Driver (VxD).
  • Fungsi multitasking yang ditingkatkan. Windows 95 menggunakan skema preemptive multitasking, menggantikan skema cooperative multitasking yang sebelumnya digunakan oleh Windows 3.x.
  • Subsistem jaringan, subsistem disk, dan subsistem pencetakan yang berbasis 32-bit dan juga terintegrasi.
  • Dukungan jaringan terintegrasi yang cukup luas, mencakup Microsoft Networking (NetBEUI), TCP/IP, NetWare (IPX/SPX), Banyan Vines; Windows Messaging untuk berkirim e-mail; Dial-up Networking untuk koneksi Remote Access Services (RAS) dan koneksi Internet.
  • Dukungan terhadap nama berkas panjang.
  • Dukungan plug-and-play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi terhadapnya secara otomatis.
  • Dukungan Advanced Power Management (APM) untuk manajemen daya
  • Dukungan multimedia (audio/video) terintegrasi.
  • Dukungan terhadap manajemen secara terpusat dari server, seperti halnya group policy, dan user profile.

1.2. Windows 98

3

Windows 98 adalah upgrade dari Windows 95. Digambarkan sebagai sebuah sistem operasi yang “Works Better, Plays Better,” Windows 98 adalah versi pertama Windows yang dirancang khusus untuk konsumen – Microsoft.

Pada tanggal 25 Juni 1998 akhirnya Microsoft meluncurkan Windows 98, pengembangan dari Windows 95, sekaligus menjawab keingintahuan publik akan produk terbaru dari Microsoft. Menyertakan Internet Explorer 4 dan mendukung sistem Universal System Bus (USB), suatu standard input device terbaru di dunia komputer yang kini banyak dibuatDibutuhkan minimal komputer dengan procesor Pentium dengan memory 32 Mb. Akan lebih baik lagi pada procesor Pentium II. Versi keduanya,

1.3. Windows XP

4

Windows XP  adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika Serikat.Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang dikenal dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional (untuk desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan Windows XP Professional.

Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.

Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner, seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows 95. perubahan revolusioner lagi akan terjadi pada peluncuran Microsoft Windows Vista.

Windows XP sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT. Yang termasuk dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, Windows 2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi sebuah server.

Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai “Windows NT versi rumahan”.

Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.

VERSI

a.     Windows XP Professional

Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.

b.     Windows XP Home Edition

Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, di antaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.

Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.

c.      Windows XP Media Center Edition

Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder)

  1. d. Windows XP Tablet PC Edition

Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.

e.     Windows XP Professional x64 Edition

Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.

f.       Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium

Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.

Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.

Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.

g.     Windows XP Starter Edition

Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.

Keunggulan Windows XP

  1. Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
  2. Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.
  3. Dengan menggunakan Remote Assistence kita dapat memonitor kerusakan komputer yang terjadi pada komputer lain dari jarak jauh melalui internet.
  4. Memiliki sistem keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi folder-folder khusus agar dapat digunakan oleh pemiliknya sendiri.
  5. Windows XP dapat digunakan untuk berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
  6. Banyak software yang kompatibel
  7. Banyak software yang stabil berjalan di operating sistem ini
  8. Tidak akan ada masalah atau konflik antara software dan hardware
  9. Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain

Kekurangan Windows Xp

  1. Pihak Microsoft sangat membatasi kenyamanan pemakaian terhadap sistem operasi Windows XP ini dimana setiap pengguna harus melakukan aktivasi pihak Microsoft pada periode-periode tertentu.
  2. Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-generasi Windows sebelumnya
  3. Harga licensinya cukup mahal
  4. Komunitasnya terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
  5. Banyaknya virus yang sering menyerang Windows xp
  6. Sistem yang kurang stabil

5 Tehnik memperbaiki Windows XP

Berikut ini ada 5 cara yang dapat digunankan, di kelompokan kedalam jenis-jenis kesalahan.

  1. 1. Jika Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
    Jika Anda memperoleh pesan error sebagai berikut:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

solusinya :

  1. Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  2. Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R
  3. Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  4. Biasanya #1
  5. Masukkan password administrator jika diperlukan.
  6. Tulis: cd \windows\system32\config
  7. Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  8. Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
  9. Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  10. Tulis: copy \windows\repair\system
  11. Tulis: copy \windows\repair\software
  12. Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
  1. 2. Cara Memperbaiki Instalasi (Repair Installation).

Jika Windows XP Anda rusak atau corrupted dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting, Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Installation) yang bekerja sebagaimana pengaturan (setting) yang awal.

solusinya :

  • Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
  • Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
  • Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
  • Kemudian akan muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
    Ini akan memulai perbaikan.
  • Tekan F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
  • Tekan R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
    Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
    Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
  • Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliput “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
  • Ketika ditanya, klik Next
  • Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
  • Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
  • Komputer akan restart.
  • Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
  • Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
  • Selesai, sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
  1. 3. Jika, NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
    Jika Anda mendapati pesan error sebagai berikut : “NTOSKRNL not found” atau dlam bahasa indo artinya NTOSKRNL tak ditemukan.

solusinya :

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
  • Tulis: CD i386
  • Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
  • Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
  1. 4. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan pesan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

solusinya :

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Tulis: bootcfg /list Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
  • Tulis: bootcfg /rebuild Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.
  1. 5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting

solusinya :

  • Untuk partisi tipe FAT
  • Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
    dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

Untuk partisi tipe NTFS

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
  • Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
  • Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

1.4. Windows Vista

5

Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007.

Windows Vista adalah generasi terbaru Desktop Operationg System dari Microsoft yang menawarkan banyak improvement terhadap Windows XP. Improvement terpenting dari Windows Vista adalah dari sisi tampilan grafisnya dan fitur keamanan. Windows vista merupakan OS pertama yang diluncurkan oleh Microsoft dalam kurun waktu lima tahun terakhir dan merupakan Succesor dari Windows XP. Akan tetapi, Anda juta tidak perlu terburu-buru untuk membelinya. Jika Anda begitu ingin membeli sebuah PC baru ( jika PC lama anda rusak atau pun Anda memang sudah menunggu realease dari Windows Vista ), maka tidak ada salahnya Anda menggunakan Windows Vista. Tapi tidak ada perubahan yang berarti dalam Windows Vista, apakah itu peningkatan dalam kemampuan grafik ( AERO ) atau pun pengembangan dalam performa ( sesungguhnya, OS Windows XP yang kami pakai tidak pernah crash)

Ada 6 Tipe dari Windows Vista, kami akan melakukan review pada 4 macam saja. Kami memilih tidak meriview Windows Vista Enterprise ( hanya ada sedikit perbedaan yang berarti dengan Vista Ultimate ) dan Windows Vista Starter ( tidak ada perbedaan yang berarti dengan Vista Home Basic ). Berikut adalah tipe – tipe dari Windows Vista :

  • Windows Vista Starter Edition
  • Windows Vista Home Basic
  • Windows Vista Home Premium
  • Windows Vista Business
  • Windows Vista Ultimate

Instalasi

DVD dari Windows Vista ini memasukkan sebuah kode yang memiliki format Windows Imaging ( WIM ), jadi apakah Anda membeli Home Basic ataupun Ultimate, kode tetap sama, hanya yang membedakan adalah product key yang akan membuka fitur – fitur yang spesifik. Ini artinya, user yang membeli edisi yang lebih rendah ( ex. Home Basic ) bisa mengupgrade OS nya( anggap saja user memiliki hardware yang mendukung ) dengan cara membeli product key baik secara online ataupun offline. Akan tetapi, semua fitur –walaupun anda sudah membeli– semuanya tergantung pada konfigurasi hardware Anda. Jika anda tidak mempunyai Hardware grafik yang cocok, Anda tidak akan pernah dapat melihat effect dari Aero graphic yang merupakan salah satu fitur unggulan dari Windows Vista.

Instalasi Windows Vista memakan waktu sekitar 1 jam ( bisa kurang, tergantung dari spesifikasi PC ). Prosesnya otomatis, pertama – tama installer akan mengkopi WIM ke hardisk anda yang memakan waktu sekitar 5 menit kemudian, sistem akan melakukan restart dan kemudian melanjutkan dengan menginstall Windows Vista.

Setelah instalasi selesai, Windows Vista akan meminta regional Anda, kemudian Waktu dan Mata uang, dan yang terakhir Layout Keyboard. Kemudian, Anda akan memilih sebuah username, sebuah user icon, dan password. Kemudian pilih wallpaper untuk desktop anda dan setting pada security : Automatic, Install Importan Updates Only, atau Ask me Later. Setelah semuanya selesai akan muncul sebuah message baru ” Please Wait While Windows Checks Your Computer’s Performance”. Disini, Microsoft akan memberi nilai pada komputer anda dalam point ( 1 – 5 ).

Windows Vista memasukkan Nada music yang baru yang diciptakan oleh seorang musisi veteran bernama Robert Fripp. Dibandingkan dengan Start up tones untuk windows XP, Windows Vista lebih merdu, bahkan lebih spiritual. Suara untuk User Account Control dan Log Off juga di ubah.

Yang baru yang ada dalam desktop Windows Vista adalah Welcome Center yang terdiri dari link – link ke Frequently Aske Question seperti, ” How do you configure your printer?”

Setelah anda menutup Welcome Center, anda akan melihat di sebelah kanan layar ada sebuah Sidebar yang berisikan 3 gadgets atau dalam Windows Vista diberi nama Widgets. yang pertama adalah RSS feeds, kemudian sebuah slideshow dari gambar yang diambil dari sampel foto yang ada di photo library, kemudian berikutnya adalah jam.

Fitur Start menu mengalami perubahan dalam Windows Vista. Start Menu telah dilengkapi fungsi Search. All Program juga sudah didisplay secara Expandable. Start Menu yang baru dibagi menjadi dua, yang memberikan akses ke dokumen, gambar, musik, games, recent items, My Computer, network, Contor Panel, default program, dan Help.

Juga yang baru dalam Startmenu adalah tombol OFF instant. Memperbolehkan anda untuk mematikan PC anda lebih cepat.

Kelebihan:

  1. Tentu saja pengalaman baru menjelalah PC dengan rasa tridi ( 3D ) yang canggih berkat AERO
  2. Perbaikan dan penambahan fitur yang lebih canggih seperti Clear, Confident and Connected
  3. Kualitas tampilan yang prima
  4. Lebih sedikit system – crash dibanding pada windows xp
  5. Built – in Support Option yang memberikan keleluasaaan lebih kepada pengguna
  6. Mode pencarian file yang lebih mudah/live search
  7. g. Security lebih baik

Kekurangan :

  1. Fitur – fitur canggihnya bekerja optimal hanya pada lingkungan windows
  2. Belum dibarengi dengan diluncurkannya software yang secara eksklusif mendukung dan bersinergi dengan fitur – fitur Vista
  3. Terlalu banyak varian seri yang mungkin akan membingungkan calon pengguna
  4. Bila spek komputer minim akan terasa berat
  5. Terlalu banyak tampilan yg seharusnya tidak di gunakan

1.5. Windows 7

Berangkat dari feedback pengguna setia Windows yang menginginkan sistem operasi yang mampu melakukan tugas lebih mudah, cepat, dan mampu membuat sesuatu yang baru, Microsoft akhirnya memperkenalkan sistem operasi terbarunya yang sebentar lagi akan sampai pada versi final, Windows Seven.

Selain itu, “Kehadiran Windows yang ditunggu banyak orang ini juga dilatarbelakangi oleh tren hardware dan mobile computing yang semakin berkembang”, demikian dikatakan  Lukman Susetio, Windows Client Product Manager PT Microsoft Indonesia, di sela acara Microsoft Media Gathering pada tanggal 28-29 Januari 2008 lalu di Bandung.

Menurut Lukman, berbeda dengan selang waktu antara Windows XP dan Windows Vista yang memakan waktu hingga tujuh tahun, kemunculan Windows Seven hanya memiliki selang waktu tiga tahun dari kemunculan Windows Vista.

“Windows Seven yang kini masih dalam versi Beta, menawarkan begitu banyak feature-feature baru dan feature lama yang tentu saja telah dibuat semakin lebih baik. Diantaranya, tidak ada lagi jeda setelah sleep.

Penggunaan energi dengan sistem operasi ini juga akan lebih hemat dan efisien. Dengan feature “Dim the Display”, PC akan otomatis mengurangi brightness saat komputer tidak digunakan,” tuturnya.

6

Tampilan taskbar dan media library kini kian menarik.

Bagian yang mengundang decak kagum diantaranya adalah kemampan Windows 7 dalam hal personalisasi PC, yakni ketersediaan beberapa theme baru yang mampu menampilkan slideshow berupa foto-foto pribadi pada desktop. Tak hanya itu, tampilan desktop pengguna Windows seven juga dapat dilengkapi dengan beberapa aplikasi mini menarik bernama Gadget.

“Bagian yang tak kalah menarik, ketika pengguna melayangkan kursor pada taskbar saat Windows mengaktifkan banyak aplikasi/file, task bar akan menampilkan beberapa aplikasi tersebut menurut jenisnya dalam tampilan mini. Uniknya, pengguna juga dapat melihat isi file atau menutup aplikasi tersebut melalui tampilan ini,” jelasnya lagi.

8

Tampilan taskbar Windows 7 kini lebih informatif dengan tampilan windows mini yang memperlihatkan aplikasi yang sedang aktif.

Melengkapi featurenya, tampilan media center Windows 7 kini berbeda dan lebih dramatis dari versi sebelumnya, yakni bisa menampilkan MP3 sambil menampilkan foto pribadi dalam window MP3. Pencarian file dalam Internet juga dapat langsung dilakukan melalui feature Search Connector tanpa harus membuka Internet Explorer.

Menurut Lukman, kalau biasanya diperlukan konfigurasi yang agak rumit untuk membuat sharing akses Internet pada berberapa PC, hanya diperlukan empat langkah mudah dalam Windows 7. Untuk kebutuhan akses Internet jaringan, Windows 7 juga telah dilengkapi dengan feature Branchcache dan Direct Access.

Bagaimana dengan sistem keamanannya? Berbeda dengan sistem operasi sebelumnya, konfigurasi keamanan pada Windows Seven begitu mudah dilakukan. Pada bagian action center, semuanya konfigurasi yang berhubungan dengan keamanan, dapat ditemukan dalam bagian ini.

Tanpa harus memiliki PC yang berspesifikasi tinggi. Cukup ditenagai Pentium M prosesor 2 Ghz, Intel Atom dengan kecepatan 1,6 Ghz dan memory 1 GB, semua feature menarik Windows Seven ini dapat dirasakan dengan mudah.

Dimulai dengan tersedianya Windows Vista Service Pack 1 dan Windows Server 2008 RTM/SP1, Microsoft telah menggabungkan sistem operasi Windows dan server menjadi satu. Vista SP1 dan versi gold dari Windows Server 2008 menggunakan dasar kode yang sama dan dalam konteks ini juga kode inti yang sama. Perusahaan asal Redmond ini mengatakan bahwa hal ini adalah sebuah perubahan dari cara rilis divergen mereka, yaitu Windows XP dan Windows Server 2003, dan juga awal dari sebuah tradisi baru dimana client Windows mendatang akan disinkronisasi. Jelas sekali hal ini akan berlaku juga bagi penerus Windows Vista dan Windows Server 2008.

Microsoft telah mengkonfirmasikan bahwa mereka sedang membuat Windows 7 dan Windows 7 Server. Pada tanggal 18 Agustus kemarin, Ward Ralston, manager produk Microsoft, mengungkapkan bahwa Windows 7 Server adalah referensi inti dari Windows Server 2008 R2.

Tetapi, kenyataan bahwa Windows 7 Server adalah sama dengan Windows Server 2008 R2 mengindikasikan kelahiran dari sebuah perbedaan lain antara Windows client dan platform server. Ini terjadi karena Windows 7 adalah sebuah iterasi besar dari Windows client berikut, dimana Windows 7 Server hanyalah sebuah rilis minor dari Windows Server.

Menyangkut hal ini, Windows 7 direncanakan untuk memuat Windows kernel generasi terbaru, yang dikenal dengan v7. Loncatan yang sama ini tidak akan terjadi pada Windows 7 Server, dimana, sebagai Windows Server 2008 R2, akan tetap menggunakan kernel v6.1. Versi R2 ini, seperti layaknya tradisi pada platform Windows Server, akan memberikan hanya penambahan fitur baru diatas apa yang telah dibawa oleh Windows Server RTM/SP1.

Windows 7 dan Windows Server 2008 R2 akan memiliki inti mereka yang tersembunyi dalam arsitektur kode dasar yang sama, tetapi masing-masing akan berdiri dengan inti yang identik seperti Vista SP1 dan Windows Server 2008. Tapi ada satu hal yang akan dimiliki baik oleh Windows 7 Server dan Windows 7, yaitu tanggal peluncuran RTM, suatu saat di akhir tahun 2009 tetapi tidak lebih dari Januari 2010.

Fitur paling nyaman dari Windows 7 adalah opsi “Windows Anytime Upgrade”. Dengan fitur ini, Windows versi basic dapat dengan mudah diupgrade menjadi versi “premium”.

Fitur ini memungkinkan juga bahwa OEM dan pembuat sistem untuk dapat menjual harga yang lebih rendah karena mereka hanya menyediakan versi basic saja. Sementara biaya untuk upgrade menjadi beban dari pembeli.

Namun tentunya tidak mungkin untuk upgrade dari versi 32 bit ke versi 64 bit karena arsitektur yang berbeda.

Berencana mengganti sistem operasi komputer dengan windows Vista? silahkan saja. Tetapi kalau alasannya adalah karena windows Vista adalah versi terbaru dari microsoft windows maka tunda dulu rencana itu, karena seperti ramai diberitakan beberapa situs, saat ini microsoft telah menetapkan nama final dari versi terbaru windows yang akan menggantikan versi windows Vista.

Ya. Akhirnya microsoft menetapkan nama final untuk versi terbaru windows adalah windows 7 yang sebelumnya memiliki code name Blackcomb and Vienna. Windows 7 ini adalah versi terbaru microsoft windows yang dikembangkan untuk menggantikan versi 6 yang saat ini dikenal dengan nama windows vista.

Selama bertahun-tahun, microsoft selalu mengambil pendekatan yang berbeda dalam memberi nama untuk setiap versi windows yang baru. Masih ingat pemberian nama windows 3.11?  Nama itu diberikan dengan mengacu angka versi dari windows saat itu. Ingat juga pemberian nama versi berdasarkan tahun seperti windows 95, windows 98, windows 2000? dan terakhir pemberian nama berdasarkan aspirasi tertentu seperti XP dan vista. Demikian juga pemberian nama windows terbaru saat ini, seperti dikatakan Mike Nash (vice president for windows product management di microsoft), dengan alasan rilis ketujuh dari microsoft windows maka pemberian nama windows 7 cukup masuk akal dan lebih sederhana.

Windows 7 akan diluncurkan dalam dua versi client dan server. Versi client dirancang untuk kompatibel pada sistem 32-bit dan 64-bit. Sedangkan versi server, yaitu Windows Server 2008 R2 hanya kompatibel untuk 64-bit.

Sistem operasi yang menggunakan Graphical User Interface (GUI) telah menjadi titik awal munculnya teknologi touch screen yang dapat diaplikasikan di komputer. Windows 7, sistem operasi pengganti Vista sekaligus sistem operasi pertama yang memperkenalkan teknologi multitouch screen dari Microsoft’s Surface tabletop computer. Windows 7 ini sekaligus akan membuat user lebih mudah menjelajah tanpa perlu menggunakan mouse. Sebuah video yang mendemonstrasikan penggunaan kemampuan multitouch Windows 7 dapat dilihat pada blog Microsoft.

Kemampuan software multitouch Windows 7 ditunjukkan dengan sebuah aplikasi baru, Touchable Paint, yang hanya dengan menggunakan 10 jari, user dapat bebas melukis gambar pada layar. Untuk manipulasi foto, hanya dengan dua jari user dapat memperbesar dan memperkecil foto, bahkan membuatnya seperti slideshow. Untuk pencarian peta user dapat menggunakan Windows Live Local dan Microsoft Virtual Earth yang mampu menampilkan arah dan jalan dimanapun berada.

Rencananya, pihak Micosoft akan meluncurkan Windows 7 pada akhir Januari 2010, berdasarkan hasil pembicaraan antara Microsoft CEO Steve Ballmer dan Chairman Bill Gates dalm konferensi ‘All Things Digital’ beberapa hari yang lalu. Hal ini merupakan jawaban atas isu yang beredar bahwa Gates akan meluncurkan sistem operasi Windows 7 pada akhir tahun 2009 atau tiga tahun setelah sistem operasi Vista muncul. Windows 7 untuk versi client akan menggunakan versi 32 bit dan 64 bit, sedangkan untuk bagian server, Windows server 7, kini sedang dikembangkan lebih lanjut. Untuk fitur-fitur seperti desain User Interface yang ada di Windows 7 hingga kini belum final dan masih menjadi rahasia pihak Microsoft. Pihak Microsoft menekankan, Windows 7 akan bekerja lebih baik dibandingkan Windows Vista, lebih hemat memori dan daya, efisien, dan punya lebih banyak koneksi ke ponsel.

Rilis selanjutnya setelah Windows Vista dikenal sebagai Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna.

Kelemahan Pertama XP Mode di Windows 7

7

Sebuah pertentangan telah muncul antara vendor antivirus Sophos dan Microsoft berkaitan dengan patch dan sulitnya manajemen dari XP Mode di Windows 7. Teknologi Windows 7 XP mode tersebut digunakan untuk mempermudah jalannya aplikasi yang biasa ada di XP untuk dijalankan secara virtual di Windows 7. Namun, pertentangan muncul dari Richard Jacobs , CTO dari Sophos, yang mengungkapkan bahwa penawaran dari Microsoft tersebut nantinya memang akan kompatibel dengan banyak aplikasi, namun tidak sarat dengan keamanan.

Dengan memberikan kemudahan path migrasi dari XP ke Windows 7, dan melewati Vista, Microsoft telah membuat bencana keamanan yang besar, tambah Jacobs. XP Mode merupakan tool independent dari Windows, yang dapat digunakan untuk share folder lama dan device di komputer dengan instalasi Windows 7. Salah satu hal yang tidak di-share adalah processor dan memory, jadi sekaligus juga tidak men-share setting security, keamanan software, patch dan sebagainya, bahkan tidak ada ‘warisan’ setting keamanan dari system baru yang ditumpanginya.
Ketika user menggunakan XP Mode tersebut, user perlu untuk melakukan patch copy XP ke Windows 7. User perlu mengatur setting secara terpisah, termasuk konfigurasi dua firewall personal dan menginstal dua copy software anti malware. Jacobs menambahkan, masalahnya akan semakin buruk ketika user tidak tahu bagaimana mengatur XP Mode virtual tersebut di desktop dan karena tidak adanya tool yang mengatur proses tersebut dari Microsoft.

Sementara respon berbeda diluncurkan oleh penasehat keamanan Microsoft, Roger Halbheer, yang membeberkan bahwa XP Mode berlaku sebagai mesin temporer yang memperbolehkan konsumen untuk menikmati keuntungan keamanan yang lebih baik dari Windows 7, dan seklaigus menikmati kompatibilitas aplikasi yang ada di XP.

Iklan

2 Tanggapan

  1. terima kasih
    Tipsnya sangat bermanfaat
    Kenapa tutorialnya tidak dipisah saja menjadi artikel baru?
    Lumayan buat memperbanyak posting
    Hhehe………
    ______________________________________________
    Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/

    • tx atas masukannya,… ya nanti saya coba tata dengan lebih baik lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: