Bank: BCA, BRI, Mandiri, BNI, Permata, & BII Dibobol


Gak dunia maya gak dunia nyata, aktifitas pencurian data tetap menjadi salah satu yang harus diwaspadai. Jika di dunia maya seseorang “cracker” ingin mengambil data harus menyadap web yang di jadikan target misalnya situs perbankan ataupun situs penyedia jasa kartu kredit. pada dunia nyata aktifitas tindak kejahatan ini dilakukan dengan langkah-langkah yang mirip hanya saja sedikit berbeda yaitu dengan penggunaan perangkat keras.

Perangkat keras “Hardware” tersebut dikenal dengan nama “skimmer alat ini digunakan untuk mengambil informasi yang terdapat pada magnetik kartu ATM, kartu Kredit, ataupun kartu lainya yang metode penggunaannya sama.

Electronic Data Capture alias SKIMMER

Hal ini sebetulnya telah lama diketahui bersama dan sudah banyak kasus terjadi. Kejadian pun terulang kembali hingga berita tentang  pembobolan uang 200 nasabah BCA lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mencuat kepermukaan.

ATM ber-Skimmer

ATM ber-Skimmer

Kemungkinan bertambahnya korban sangat besar serta dapat menurunkan kepercayaan masyarakat dengan dunia perbankkan jika tidak ditangani dengan serius. Selain faktor nasabah yang kurang memperhatikan keamanan dan kehati-hatian dalam bertransaksi di mesin ATM, faktor dari perbankkan juga dirasa kurang. Kurangnya pemantauan, pengecekan mesin ATM merupakan faktor kenapa skimmer atauupun kamera tersembunyi memungkinkan  bisa terpasang di mesin ATM bank yang bersangkutan ataukah karena ada oknum dari perbankkan turut terlibat dengan para pelaku tindak kejahatan tersebut? Jika mesin ATM dijaga oleh penjaga kamanan (satpam) apakah melakukan keteledoran dalam penjagaanya atau turut andil dalam kegiatan tindak kejahatan tersebut, hal ini juga perlu dievaluasi.

ATM ber-Kamera (CCTV)

ATM ber-Kamera (CCTV)

Bank swasta yang kebobolan ternyata bukan hanya Bank BCA walaupun jumlahnya paling banyak diantara bank lainnya. Bank yang terkena kebobolan selain Bank BCA adalah Bank  BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Permata, dan Bank BII. Sementara Kepolisian tengah melakukan tindakan terkait dengan kasus ini beberapa sudah terjerat, walaupun sampai saat ini masih ada nasabah yang menjadi korban.

Berikut ini cuplikan beritanya:

Senin, 25/01/2010 22:29 WIB
Nasabah Bank Mandiri di Medan Kebobolan Rp 19,4 Juta
Khairul Ikhwan – detikNews

Medan – Suriyanty, warga Jl Duyung, Kelurahan Pandau Hulu, Kecamatan Medan area, Sumatera Utara (Sumut), mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 19.450.000,- akibat tindak kejahatan pembobolan uang lewat kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kasus ini diungkapkan dalam selanjutnya

Kamis, 21/01/2010 20:17 WIB
200 Nasabah BCA Dibobol, Kerugian Capai Rp 5 Miliar
Herdaru Purnomo – detikFinance

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kerugian yang ditaksir mencapai Rp 5 miliar akibat pembobolan uang 200 nasabah lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Kira-kira ada 200 nasabah, kerugian Rp 4 miliar-Rp 5 miliar,” ujar Wakil Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja  selanjutnya

Bank Harus Bayar Nasabah
Jumat, 22 Januari 2010 | 07:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia memerintahkan bank mengganti kerugian nasabah segera setelah proses verifikasi kerugian dilakukan. Kerugian nasabah diperkirakan Rp 5 miliar dari empat bank yang selanjutnya

Pembobol ATM di Bali Gunakan Skimmer

Tim Liputan 6 SCTV 21/01/2010 18:57
Liputan6.com, Jakarta: Kasus pembobolan bank di Bali cukup banyak memakan korban. Kepolisian Daerah Bali baru menerima 18 laporan secara resmi dari mereka yang mengaku telah menjadi jadi korban pembobolan rekening bank. Diduga para pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri menggunakan skimmer, sebuah alat pencuri data nasabah. selanjutnya

Tips Aman:

Tips berikut mungkin bisa membantu ketika bertransaksi di ATM agar rekening Anda aman yang  diberikan oleh berita.liputan6.com.

  • Setelah bertransaksi di ATM, sebaiknya memasukkan kembali kartu ke mesin. Tekan personal identification number (PIN) yang bukan milik Anda. Setelah itu tekan cancel, dan keluarkan kartu. Dengan demikian, PIN Anda tidak akan terekam di mesin.
  • Perhatikan mesin ATM. Beberapa alat yang ditaruh pembobol rekening berupa kamera intip (spycam) di dinding mesin. Bahkan menempelkannya di ruang penutup PIN. Jika merasa ada yang aneh dengan mesin ATM, urungkan niat bertransaksi.

Bagaimana menghindari Skimming yang diberikan oleh detiknews.com.

  • Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
  • Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.
  • Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
  • Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
  • Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
  • Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
  • Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).

Info & sumber:

Iklan

Satu Tanggapan

  1. wow klo gitu harus hati2 neh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: