Pelajarilah tentang “Cyber War”


Sepertinya dunia Cyber akan lebih seru lagi hehehehehe… langsung baca aja ya,…..

Lulusan Unhan Diharapkan Pelajari “Cyber War”

Written by Doddy Zulkifli Monday, 23 August 2010 09:39

Setelah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 11 Maret 2009, Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) akhirnya melahirkan sarjana S2 di bidang strategi pertahanan semesta. Universitas Pertahanan Indonesia adalah perguruan tinggi satu-satunya di Indonesia yang secara khusus mengkaji soal pertahanan dan menyiapkan pemikir strategis di bidang pertahanan, baik sipil maupun militer.

Selain memiliki program studi strategi perang semesta, Unhan juga memiliki program studi manajemen pertahanan. Pada bulan agustus ini, Unhan juga membuka dua program studi baru yakni ekonomi pertahanan (Defense Economics) dan manajemen bencana (Disaster Management). Selain memiliki peran strategis, Unhan adalah sebuah perguruan tinggi yang unik karena hanya membuka jenjang Strata Dua (S2) dan semua siswanya tidak dipungut biaya (beasiswa).

Hadir dalam acara wisuda perdana Unhan diantaranya Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Joko Santoso, Mendiknas Mohammad Nuh, Wamendiknas Fasli Jalal, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, Rektor Unhan, serta beberapa jajaran petinggi lainnya dari beberapa instansi.

“Di masa sekarang dan yang akan datang, amat mendesak untuk kita miliki pemikir-pemikir dan ahli strategi perang yang terdidik dan mumpuni”, ujar Menteri Pertahanan pada saat pidatonya dalam wisuda pada hari sabtu (21/8).

Sementara itu pada acara yang sama Mendiknas, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA.,  menekankan bahwa lulusan-lulusan Unhan, seiring dengan perkembangan zaman sekarang ini yang serba computer based, haruslah mempelajari dan memperdalam mengenai Cyber War. “Saya menitipkan satu pesan yang penting kepada lulusan angkatan I Unhan ini, yaitu pelajarilah tentang Cyber War”, tegasnya. Mendiknas mengambil contoh di salah satu Negara di Eropa hal ini pernah terjadi, akibat adanya kejahatan-kejahatan dan perang Cyber, maka Negara tersebut selama beberapa hari mengalami “collapse”. Semua yang berbasis komputer menjadi kacau. Oleh sebab itu Mendiknas mengingatkan bahwa mempelajari hal tersebut merupakan sesuatu yang penting.

Para lulusan yang diwisuda berjumlah 38 orang, sebagian besar adalah Perwira TNI berpangkat Kolonel Senior, sedangkan dua orang dari kalangan sipil (baca : Kementerian Pertahanan dan Kejaksaan Agung). Sebanyak Sembilan orang berpredikat Cumlaude, sedangkan mahasiswa terbaik adalah Jamaludin (Kolonel Kavaleri).

Para lulusan yang bergelar Master Pertahanan (M.Han) ini akan menduduki berbagai posisi strategis di lembaga pemerintahan. “Para siswa ini setelah kembali ke lingkungan kerja masing-masing, diharapkan akan menjadi pemikir dan ahli strategi perang yang berwawasan nasional dan internasional”, ungkap Rektor Unhan, Mayjen TNI Dr. Syarifudin Tippe, S.IP., M.Si. Hal tersebut diharapkan, terkait dengan berbagai konflik maupun potensi konflik yang muncul belakangan ini seperti yang terjadi di wilayah perbatasan, tidak sekedar membutuhkan diplomasi yang handal, tapi juga mensyaratkan strategi pertahanan yang tepat. Satu hal lagi yang menggembirakan bagi para lulusan Unhan ini adalah disetarakannya lulusan Unhan dengan lulusan dari Lemhanas sesuai Peraturan yang diterbitkan oleh Panglima TNI.

Sumber:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: