Deklarasi Perang Cyber oleh pendukung Wikileaks


“Semakin rumit. Pendukung Wikileaks deklarasikan perang Cyber! Serangan demi serangan nampaknya sudah dan akan dilincurkan. Beberapa waktu lalu di detik.com juga ada wacana tentang pemblokiran akses wikileaks oleh pemerintah, sepertinya yang resah adalah mereka yang bersalah dan takut akan kebebasan informasi di Internet yang selama ini mereka dengungkan. OK, nampaknya akan semakin ramai tentang pemberitaan Wikileaks saya sarankan untuk membaca juga link yang ada di bawah berita ini. Hal yang perlu kita cermati dari wikileaks adalah

“Could become as important a journalistic tool as the Freedom of Information Act.” – Time Magazine

WikiLeaks is a non-profit media organization dedicated to bringing important news and information to the public. We provide an innovative, secure and anonymous way for independent sources around the world to leak information to our journalists. We publish material of ethical, political and historical significance while keeping the identity of our sources anonymous, thus providing a universal way for the revealing of suppressed and censored injustices.

Link terbaru dari Wikileaks selain di Wikileaks.org adalah di http://wikileaks.ch.”

Hacktivists Pendukung Wikileaks Deklarasikan Perang Cyber

Kamis, 09 Desember 2010 | 04:27 WIB

Wikileaks.ch

Wikileaks.ch

TEMPO Interaktif, Jakarta – Hacker-hacker anonimus pendukung Wikileaks bergerilya di dunia maya menyerang pihak-pihak yang menghalau kerja Wikileaks. Mereka yang diancam oleh hacker antara lain situs Paypal, Visa, Mastercard, bank Swiss, bahkan situs jejaring sosial twitter. Hacker yang mendeklarasikan perang cyber ini menjuluki dirinya “hacktivists”.

Deklarasi serangan itu sempat tercantum dalam situs hacker http://www.anonops.net. Sebuah banner deklarasi berpesan “Kami akan menembak siapapun yang mencoba menyensor Wikileaks, termasuk perusahaan multi billiun dolar Paypal. Twitter, anda berikutnya karena telah menyensor diskusi #wikileaks”. Operasi penyerangan ini dijuluki: “Operation: Payback (Operasi: Balas Dendam)”.

Namun, situs anonops.net ketika dikunjungi pukul 01.00 dini hari sudah tak bisa dibuka. “Akun ini telah ditutup karena alasan berikut ini: furfagottry”, demikian tertulis dalam situs tersebut.

Seorang hacker anonimus, yang menamakan dirinya Coldblood, mengatakan banyak hal yang sudah dilakukan untuk menyerang perusahaan yang menghentikan kerja sama dengan Wikileaks. “Situs-situs yang tunduk pada desakan pemerintah menjadi target kami,” kata Coldblood.

Pakar pertahanan cyber mengatakan situs-situs diancam oleh suatu hal yang dinamakan Distributed Denial-of-Service Attack (DdoS). DdoS ini mampu memanipulasi situs seolah ia dibanjiri pengunjung melebihi kapasitas hingga akhirnya error.

Analis senior dari firma pertahanan cyber Imperva, Noa Bar Yosef, mengatakan serangan hacker sifatnya sangat fokus pada target. “DdoS merekrut orang-orang dari jaringan mereka sendiri. Mereka meminta pendukungnya mengunduh kode Malware DDoS. Dengan sekejap komputer tersebut terhubung membantu kerja DDoS,” kata Noa.

Juru bicara Mastercard, James Issokson, mengatakan, meski sempat mengalami gangguan, layanan transaksi online masih dapat digunakan. “Konsumen masih dapat menggunakan layanan transaksi online dengan aman.

Menanggapi hal itu, Coldblood mengatakan merusak sistem situs secara permanen bukanlah target mereka. “Idenya adalah untuk memberi peringatan bagi mereka. Dengan membanjirnya pengunjung, artinya perusahaan harus membayar lebih untuk ongkos pengelolaan situs mereka”, katanya.

Sementara itu, untuk mengamankan situsnya sendiri, Wikileaks telah menyalin (mirror) kandungan situsnya di 729 alamat berbeda. Salinan situs Wikileaks ini dapat dilakukan oleh siapa pun di seluruh dunia.

BBC | WASHINGTON POST | ANANOPS.NET | WIKILEAKS | ANANDA BADUDU

Sumber:

Sumber lainya yang terkait dengan berita:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: